Halaman

Tampilkan postingan dengan label Amunisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Amunisi. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juli 2011

Mobile Training

Hmmm...baru saja teman-teman dari Fakultas Ilmu Komputer melakukan kegiatan Mobile Training kepada siswa Sekolah Menengah Pertama di Jakarta Pusat, bekerja sama dengan Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Remaja Ceria dan ICT Watch dan tidak ketinggalan ADOC Telecenter Ver 2.0.

Kegiatan ini sebenarnya adalah melakukan sosialisasi internet sehat kepada remaja (dalam hal ini siswa SMP) untuk menggunakan internet secara sehat, diantaranya bagaimana para remaja menggunakan aplikasi-aplikasi yang tersedia di internet, yang kriteria aplikasinya mulai yang super bagus sampai yang super jelek. Tapi yang paling utama adalah memberi informasi kepada remaja bagaimana mereka memanfaatkan internet untuk mendukung pendidikan, bersosialisasi, dan berkreasi.

Selain sosialisasi internet sehat, juga diberikan workshop memanfaatkan internet untuk mendapatkan dan menggunakan perangkat lunak yang tidak berlisensi seperti open office, tujuannya adalah agar para remaja ini sudah mulai menghargai hak kekayaan intelektual sehingga tidak menggunakan perangkat lunak bajakan, alias biasa menggunakan perangkat lunak yang gratis (open source).

Hal yang tidak kalah penting adalah memberikan latihan kepada remaja untuk memanfaatkan internet sebagai media berkreasi, dengan membuat blog pribadi yang menggunakan wordpress. Sehingga lengkaplah mobile training ini yang mengusung internet sehat sebagai temanya. Selengkapnya...

Rabu, 01 Juni 2011


Pernah tidak Anda memikirkan untuk memberikan pengetahuan teknologi informasi kepada remaja, ibu rumah tangga dan masyarakat kurang mampu yang dilakukan oleh Anda, seorang dosen, asisten mahasiswa dan perangkat komputer yang bagus dengan materi ajar yang dapat merubah masyarakat yang sebelumnya tidak tahu menjadi tahu teknologi informasi, kalau pernah, applaus untuk anda.

Tapi, pernah tidak Anda melakukan kegiatan di atas?, kalau pernah standing applaus untuk Anda, tapi kalau belum, Fakultas Ilmu Komputer-UPNVJ mendapat mandat untuk melakukan kegiatan pelatihan penguasaan teknologi informasi kepada masyarakat yang membutuhkan, yang kita sebut sebagai kegiatan Mobile Training.
Kegiatan ini semula hanya merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat, merupakan salah satu pilar dari sebuah perguruan tinggi, sejak FIK-UPNVJ dijadikan sebagai pusat telematika suatu organisasi dari negara yang ada dikawasan Asia, maka mobile training menjadi suatu kegiatan rutin yang diberikan kepada masyarakat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas pengetahuan remaja, ibu rumah tangga, masyarakat kurang mampu dan mahasiswa FIK-UPNVJ terhadap teknologi informasi dan memanfaatkan teknologi informasi untuk kepentingan mereka. 

Kegiatan ini mulai dilakukan pada pertengahan Mei lalu sampai dengan akhir Desember 2011 yang akan datang, dengan target capaian sebanyak 250 kegiatan. Pelaksanaan mobile training akan dilakukan dengan mendatangi khalayak sasaran yang akan dilatih oleh pengajar (dosen dan mahasiswa) lengkap dengan perangkat komputer dan berbagai dukungan pelatihan. Mobile training yang dilakukan tidak hanya berupa kegiatan short term (1-5 hari), akan tetapi dapat berupa kegiatan long term (1 semester), misalnya menjadikan mobile training sebagai 'laboratorium komputer berjalan'. Jadi jika Anda baru sebatas berpikir untuk menjalankan mobile training bagi masyarakat kurang mampu, sekarang, lakukanlah!!. Selengkapnya...

Selasa, 17 Mei 2011

Bekerja dan belajar

Tanggal 14 Mei 2011 yang lalu, Fakultas Ilmu Komputer - UPN "Veteran" Jakarta mengadakan lomba Netkuis yaitu lomba cepat tepat dengan menggunakan jaringan internet, tapi Netkuis kemarin cuma menggunakan jaringan lokal saja. Peserta yang ikut dalam lomba ini adalah pelajar SMU, pelajar SMK dan guru pendamping dari sekolah yang berpartisipasi.

Perhelatan lomba ini bersamaan dengan perhelatan lain di UPNVJ, yaitu Kongres Alumni dan Kedatangan tamu dari ADOC yang memberikan sumbangan perangkat komputer berupa laptop untuk memfasilitasi kegiatan training untuk remaja dan ibu rumah tangga.

Rangkaian ketiga acara berakhir pada peninjauan tim ADOC pada kegiatan Netkuis yang rencananya menggunakan laptop pemberian ADOC, akan tetapi ada permasalahan dengan ketersediaan waktu guru pendamping yang hari itu akan melakukan rapat penentuan kelulusan siswa, dikatakan permasalahan karena guru menginginkan pelaksanaan lomba dapat dilaksanakan secepat mungkin, sementara tamu dari ADOC belum diterima oleh Rektor, dikarenakan Rektor UPNVJ sedang membuka Kongres Alumni.

Bagaimana mengatasi permasalahan tadi, semua alternatif kegiatan direncanakan, mulai dari penggunaan laptop ADOC untuk memberikan training Linux kepada peserta, laptop dipakai untuk lomba guru pendamping, sampai akhirnya diputuskan kalau tamu akan datang maka mahasiswa yang akan diminta untuk ikut lomba. Tujuan dari perencanaan ini agar guru tetap dapat berlomba dan menjalankan tugas untuk rapat, sedangkan peninjauan tamu juga dapat dilakukan, sehingga semua pihak tidak dirugikan.

Akhir dari kegiatan sangat diluar dugaan, tamu ADOC beserta Rektor dan jajaran datang meninjau saat mahasiswa sedang menggunakan laptop untuk berlatih Netkuis dan lomba siswa telah menyelesaikan sesi terakhir, sehingga ketika pengumuman pemenang dapat diikuti oleh rombongan peninjau. Bekerja sambil belajar yang dilakukan oleh saya, bagaimana menyelaraskkan berbagai kegiatan tanpa mengalahkan kepentingan satu pihakpun. Selengkapnya...

Minggu, 10 April 2011

Sinetron menjadi media pembelajaran

Menyaksikan sinetron seringkali membuat saya merasa tidak nyaman apabila alur ceritanya sudah mengarah pada tindakan yang tidak memberi pelajaran yang baik, tidak masuk akal dan berlebihan.Awalnya setiap kali anak saya hadir untuk nonton sinetron, ada rasa khawatir adegan yang dilihat akan ditiru atau melekat pada perilakunya.

Ternyata kekhawatiran yang timbul dapat dirubah, yang saya lalukan adalah menggunakan alur cerita sinetron sebagai contoh nyata agar anak saya belajar untuk tidak mengikuti perilaku, cara bicara, sifat dari peran-peran yang terdapat pada sinetron, bahkan saya dapat mengajak anak saya untuk menggunakan nalar sederhana dia ketika ada hal yang kurang masuk akal.

Sekarang tidak ada lagi kekhawatiran untuk menonton sinetron bahkan saat anak saya suka dengan satu atau dua sinetron, karena saya akan gunakan alur ceritanya sebagai media belajar dan mengasah daya nalar anak saya. Satu hal yang tidak kalah penting adalah melatih anak saya untuk menceritakan kembali alur cerita saat saya tidak hadir bersama untuk nonton sinetron.. Selengkapnya...